HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points)


Definisi HACCP

Adalah suatu system yang mengidentifikasi BAHAYA SPESIFIK yang mungkin timbul dan cara pencegahannya untuk mengendalikan bahaya tersebut.

Kata gue :

HACCP itu kebanyakan di terapkan dalam suatu industri makanan sebelum di pasarkan, yaitu suatu cara atau organisasi yang bertugas menentukan apakah makanan tsb layak di konsumsi atau tidak. Dengan cara meneliti makanan tsb apakah mengandung zat2, senyawa2 atau bahan2 yang tidak diinginkan bahkan harus meneliti apakah makanan tsb ada virusnya atau tidak, jika semua itu tidak terkandung dalam makanan tsb maka makanan tsb lolos uji dan bisa untuk di pasarkan.

Tujuan HACCP

Umum :

  1. Meningkatkan kesehatan masyarakat dengan cara mencegah atau mengurangi kasus keracunan dan penyakit melalui makanan (“Food born disease”).

Khusus :

  1. Mengevaluasi cara produksi mkn à bahaya ?
  2. Memperbaiki cara produksi mkn à critical process
  3. Memantau & mengevaluasi penanganan, pengolahan, sanitasi

Kata gue :

Umum :

jadi tujuan dari adanya HACCP yang utama adalah supaya konsumen tidak ada lagi yang keracunan atau bahkan meninggal karna mengkonsumsi suatu makanan.

Khusus :

  1. Jadi HACCP harus meneliti juga apakah cara peroduksi makanan tsb seteril atau tidak.
  2. Jika dalam pembuatan makanan tsb tidak seteril atau tidak bersih maka harus ada perbaikan sistem atau cara dalam pembuatan makanan tsb agar lebih seteril lagi dari hal2 yang dapat berdampak buruk bagi konsumen.
  3. HACCP juga bertugas untuk memantau keseluruhan proses produksi/pembuatan, jadi bukan hanya sampai disitu HACCP akan melakukan pengawasan biasanya 1 bulan sekali apakah cara pembuatannya masih tetap seteril atau tidak.

Kegunaan adanya HACCP

  1. Meningkatkan kepercayaan konsumen / pasien
  2. Mencegah kehilangan konsumen / menurunnya pasien
  3. Meningkatkan jaminan ‘Food Safety’

Kata gue :

  1. Tentu saja dengan adanya proses HACCP maka para konsumen akan percaya kepada makanan tsb bahwa makanan itu sudah di uji dan dijamin tidak akan membahayakan tubuh.
  2. Makin terjaminnya kebersihan makanan tsb maka makin banyak konsumen yang akan membeli, jadi perusahaan tsb dapat mencegah hilangnya para konsumen.
  3. Jaminan food safety tentunya meningkat karna adanya uji kelayakan konsumsi pada makanan tsb sebelum di pasarkan.

Prinsip HACCP

  1. Identifikasi bahaya
  2. Penetapan CCP
  3. Penetapan batas / limit kritis
  4. Pemantauan CCP
  5. Tindakan koreksi thd penyimpangan
  6. Verifikasi
  7. Dokumentasi

Create @wahyurizkyllah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s