Pengertian dari perbankan syariah

Perbankan syariah atau perbankan Islam (Arab: المصرفية
الإسلامية al-Mashrafiyah al-Islamiyah) adalah suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam (syariah). Pembentukan sistem ini berdasarkan adanya larangan dalam agama Islam untuk meminjamkan atau memungut pinjaman dengan mengenakan bunga pinjaman (riba), serta larangan untuk berinvestasi pada usaha-usaha berkategori terlarang (haram). Sistem perbankan konvensional tidak dapat menjamin absennya hal-hal tersebut dalam investasinya, misalnya dalam usaha yang berkaitan dengan produksi makanan atau minuman haram, usaha media atau hiburan yang tidak Islami, dan lain-lain.

Meskipun prinsip-prinsip tersebut mungkin saja telah diterapkan dalam sejarah perekonomian Islam, namun baru pada akhir abad ke-20 mulai berdiri bank-bank Islam yang menerapkannya bagi lembaga-lembaga komersial swasta atau semi-swasta dalam komunitas muslim di dunia.

Referensi

http://id.wikipedia.org/wiki/Perbankan_syariah

Kata gue

Jadi bank syariah ini menggunakan sistem perbankan berdasarkan hukum islam dan dalam sistemnya tidak mengambil keuntungan dari bunga pinjaman (riba) melainkan dari bagi hasil pendapatan yang di setujui oleh kedua pihak, pihak bank maupun pihak peminjam.

Contoh :

Ada seorang pengusaha ingin meminjam uang sebesar 100juta untuk mendirikan suatu toko sebutlah toko sepatu, ia memperkirakan dari hasil usahanya tersebut mendapat penghasilan sebesar 10juta perbulan. Nah 10juta / penghasilan tersebut di bagi dua dengan pihak bank peminjam uang, apakah 60-40 atau 70-30 itu tergantung pada kesepakatan kedua belah pihak nah itu dia yang di sebut bagi hasil dalam sistem perbankan syariah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s